Dengarkan Album Terbaru Arctic Monkeys Secara Gratis di iTunes

Source MM Reader

Kini kamu bisa melakukan streaming terhadap album terbaru Arctic Monkeys secara gratis lewat iTunes.

Album studio ke–5 Arctic Monkeys yang bertajuk “AM” ini, menghadirkan riff gitar yang ciamik, serta musik yang unik. Kamu akan merasa seperti sedang ada di salah satu bar di kota London, saat kamu mendengarkan tracknya yang bertajuk “Why’d you only call me when you’re high.”

Terhitung, ada 12 lagu yang bisa kamu dengarkan dalam waktu terbatas lewat akses streaming gratis ini. Kamu juga sudah bisa melakukan pre-order terhadap album baru Arctic Monkeys ini.

Pastikan iTunes kamu terbuka, dan akses tautan ini untuk langsung mendengarkannya sebelum kamu tidur.

Sebelumnya, Daft Punk, John Mayer, dan Avenged Sevenfold juga menghadirkan albumnya secara gratis dengan cara streaming, sebelum akhirnya merilis album mereka secara luas.

 

Advertisements

Dengan Desain Baru, Laman Pelaporan Bug Apple Hadir Kembali

Apple menghadirkan kembali laman pelaporan bug dengan desain yang dimutakhirkan, dan lebih dikenal oleh para pengembang dengan nama Radar.

Sebagai informasi, pemutakhiran Radar telah dihadirkan sebelumnya oleh Apple pasca WWDC 2013, tapi terpaksa harus dipending karena laman pelaporan bug itu sendiri masih memiliki banyak bug. Ironis memang, tapi tidak apa… Radar sudah aktif kembali saat ini.

Selain perubahan desain, berdasarkan berita yang kami kutip dari 9to5mac, performa Radar dalam hal pencarian bug juga ditingkatkan, auto-save laporan bug setiap 5 menit, cara yang lebih intuitif dalam menyematkan file, dan pelaporan yang lebih baik kepada pengembang jika sebuah bug telah dilaporkan.

Source:via 9to5mac
MM Reader

Apple Menjadi Pemilik Sah “Passbook”

Source: MM Reader, Patently Apple

Apple dianugerahi hak paten atas penggunaan sebutan “Passbook”, oleh US Patent & Trademark Office (USPTO).

Sesuai dengan berita yang kami lansir dari PatentlyApple, paten itu didaftarkan dengan nomor 4,391,155, dianugerahkan kepada Apple hari Senin kemarin, dan diajukan pertama kali pada tanggal 22 November 2013.

Apple sendiri juga diketahui telah memperoleh hak paten atas icon Passbook pada bulan Agustus 2013 kemarin.

Berikut kutipannya:

On August 30, 2013, the US Patent & Trademark Office published Apple’s latest registered trademark for “Passbook” under registration number 4,391,155. The trademark which was officially granted on Monday was originally filed for in November 2012. The Passbook icon was granted registered status on August 01, 2013. Passbook is an application in iOS that allows users to store coupons, boarding passes, event tickets, store cards, ‘generic’ cards and other forms of mobile payment. Passbook debuted during Apple’s World Wide Developer Conference on June 11, 2012 and released on September 19, 2012.
Berkat kepemilikan hak paten ini, Apple memperoleh hak atas seluruh hal yang mencakup soal periklanan, pemasaran, dan promosi Passbook.

Sebelumnya, di Australia, Apple tengah berupaya untuk memperoleh hak atas kepemilikan kata “Startup” di negeri kangguru tersebut. Terkait hal ini, seorang intellectual property lawyer dari Premier IP Venture, Brian Goldberg, yakin kalau Apple berhasil melewati tahap pengujian untuk mendapatkan hak atas kata tersebut. Baca berita tersebut di artikel ini; Apple Berupaya Untuk Mematenkan Hak Atas Kata “Startup” di Australia

Resume Designer Pro 2.0: Membuat Curicullum Vitae Lebih Mudah dan Keren

Source MM Reader

Resume Designer Pro, aplikasi pembuat curriculum vitae (CV) jadi lebih mudah, cepat, dan indah ini, hadir dengan pemutakhirannya.

Rilis dengan versi 2.0, kini Resume Designer Pro menambahkan 10 (total 16) style CV baru yang bisa kamu gunakan, antara lain: Classic, Green, Signature, Orangette, Clean, My Blue Resume, Ribbon, Label Red, Stripes, The Circle, Modern Red, Bookmark, Dark Gray Light Gray, Dark Sun, Gray And Green, dan Sky Green. Proses pemilihan style sendiri kini lebih mudah karena hadir dalam formasi grid.

Selain itu, pada versi ini, Resume Designer Pro juga menghadirkan dukungan terhadap iCloud, dan kemampuan untuk menambahkan foto ke dalam CV. Semuanya ini bisa kamu lakukan langsung dari iDevices kamu.

Berikut ini apa saja yang baru di Resume Designer Pro:

10 new stunning resume styles
Support for adding personal photos to resumes
iCloud support
10 new personalized app themes
Random keyboard disappearance fixed
Multiple UI and usability enhancements
Menggunakan Resume Designer Pro mungkin bisa kamu pertimbangkan untuk mengubah kebiasaan kita dalam membuat CV dengan cara lama (memakai aplikasi pengola kata lainnya). Hasilnya sendiri cukup memuaskan dan kamu, bisa mengirimkan CV dengan lebih cepat dan tentunya indah. Hanya saja, mungkin harganya agak mahal.

Bagi kamu yang sudah memiliki Resume Designer, akses App Store > Updates untuk memutakhirkan aplikasimu tersebut, atau akses tautan di bawah ini. Ahh iya, satu lagi, aplikasi ini tersedia untuk iPhone dan iPad.

8 Hal Yang Membuatmu Tidak Bisa Lepas Dari Apple

Source: MM Reader

Pernahkah kamu memikirkan bahwa sebenarnya, ada hal-hal yang membuat kita tidak bisa berhenti/pindah dari iOS. Ya, hal tersebut adalah ekosistem yang dihadirkan Apple selama ini, untuk menjaga pengalaman baik para penggunanya dengan setiap produk yang mereka hadirkan.

GigaOm sendiri merangkumkan 9 beserta alasan singkatnya mengenai hal-hal tersebut, dan saya sependapat dengan mereka.

Berikut, inilah hal-hal yang membuatmu tidak bisa pindah dari iOS:
Shared Photo Stream: Berbagi Foto Lebih Mudah

Kamu tidak bisa meninggalkan iOS, atau ekosistem Apple, karena seluruh fotomu di Shared Photo Stream, tidak akan lagi bisa kamu akses. Pasalnya, layanan ini hanya bisa diakses oleh produk-produk Apple saja.

iMessage dan FaceTime Dengan Teman-Temanmu

iMessage bisa menjadi alternatfi buat kamu yang merasa SMS telah sangat ketinggalan jaman. FaceTime juga membuat proses telepon tatap muka jadi lebih manusiawi. Jika teman-temanmu sudah sangat sering berkirim pesan dengan iMessage dan berkomunikasi lewat FaceTime, kenapa harus cari perkara dengan pindah ke platform/layanan lain?

Game Center dan Data-Data di Dalamnya

Beratus-ratus hingga beribu-ribu jam telah kamu habiskan hanya untuk bermain game lewat iPhone milikmu. Tentu saja kamu telah mendapatkan achivement, ranking, dan lainnya di Game Center, benar?

Jika kamu siap untuk kehilangan semua hal sulit yang telah didapat dengan susah payah di Game Center, silahkan ganti platform. Tapi jika dirasa belum siap, lebih baik jangan. Layanan game lain seperti OpenFeint atau Google Play Games, tidak akan menghadirkan seluruh hal yang sudah kamu dapat di Game Center. Ulang lagi dari 0.
Seluruh Hal di iTunes

Bagaimana nasib iTunes Match dan hal-hal lainnya di dalam iTunes jika kamu berganti platform? Ya pastinya terbengkalai. Jika begitu, berarti kamu tidak akan bisa menggunakan iTunes Match dan mengakses seluruh musikmu di mana saja dan kapan saja. Kamu juga tidak bisa menonton, membaca dan lainnya di perangkat berbeda.

Baiklah, platform lain juga telah menghadirkan layanan serupa iTunes Match, tapi sama seperti Game Center, siap mengulang dari 0?

Apple TV, AirPlay, dan AirPrint

Dengan Apple TV dan AirPlay, kita bisa menggunakan perangkat kita untuk streaming lagu, dan menayangkan proses aktivitas di perangkat kita pada layar kaca. AirPrint juga memungkinkan kita mencetak sebuah dokumen tanpa perlu terhubung dengan kabel atau hal-hal merepotkan lainnya.

Untuk hal ini, bukan hanya berpindah platform, tapi bahkan jika kamu menggunakan perangkat iOS yang lainnya, hal itu akan merepotkanmu.

Sinkronisasi iCloud dan Backup

Berterima kasihlah kepada iCloud karena sejak kehadirannya, kita bisa mengerjakan sebuah aktivitas di iPhone kita, dan menuntaskannya di Mac. Tidak hanya aplikasi besutan Apple, aplikasi pihak ketiga juga menghadirkan fitur seperti ini. Hal itu berkat penyimpanan data di iCloud.

Kamu tidak akan lagi bisa menggunakan kemudahan layanan ini dengan platform lain, dan seluruh data yang sebelumnya sudah kamu buat dan di simpan di iCloud sendiri tidak akan bisa kamu akses dengan perangkat beda platform kamu itu.

Kabel Eksklusif dan Aksesoris Made for iPod

Seperti yang kita tahu, Apple tidak menggunakan micro USB seperti perangkat-perangkat lainnya. Ia menggunakan kabel khusus, yang hanya bisa digunakan oleh perangkat-perangkat iOS saja. Awalnya 30-pin dan kini Lightning. Dan satu hal lainnya yang akan membuatmu semakin sulit berpindah adalah aksesoris dengan tajuk “made for iPod.”

Aplikasi Khusus iOS

Katakanlah kamu sering menggunakan aplikasi “A” untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Aplikasi itu sendiri, mungkin ada untuk platform lainnya sehingga tidak masalah jika kamu berpindah platform. Tapi ketika kamu sering menggunakan aplikasi “B”, dan aplikasi itu hanya tersedia di iPhone saja, berpindah platform bisa jadi masalah bagi kelancaran kegiatanmu.

Akhir Kata

Bukan berarti saya melarang kamu berpindah platform dari iOS ke lainnya, okay? Saya hanya memaparkan bentuk kesependapatan saya dengan penuturan GigaOm, terkait hal-hal yang membuat orang sulit berpindah dari iOS.