Perbedaan bekam menggunakan lancet dan pisau bisturi

Pengeluaran Darah Menggunakan Lancet (Jarum)
Belakangan ini, khususnya di Indonesia dan Malaysia marak terapan hijamah / bekam menggunakan jarum khusus steril yang disebut lancet untuk mengeluarkan darah. Keuntungannya, pasien terhindar dari algophobia, rasa takut membayangkan sakit yang hendak dirasakan, sebelum rasa itu sendiri dirasakan, sakit atau tidak. Keuntungan lain, harganya lebih murah. Sementara di Timur-Tengah, lancet tidak dikenal sama sekali. Pertanyaannya, efektifnya alat ini? Apakah penggunaan lancet sesuai dengan As-Sunnah yang secara jelas disebutkan bahwa pengeluaran darah adalah berupa torehan tipis dan bukan tusukan menggunakan jarum?
Karena dalilnya sudah jelas, sejelas sinar matahari bagi orang yang tidak buta, bahwa hijamah / bekam yang sesuai dengan As-Sunnah adalah yang menggunakan torehan dan bukan tusukan jarum, maka semestinyalah penghijamah menggunakan model torehan dengan menggunakan pisau bedah steril.

Berikut ini kami sampaikan perbandingan antara penggunaan pisau (torehan tipis) dengan tusukan jarum untuk pengeluaran darah hijamah / bekam:

LANCET
PISAU BEDAH STERIL
Rasanya cenderung lebih sakit karena ujung jarum mengenai lebih banyak pembuluh darah dan simpul syaraf Justru tidak lebih sakit daripada menggunakan jarum
Ujung jarum masuk lebih dalam di lapisan kulit hingga ke dermis dan bahkan subcutis Hanya di permukaan kulit, sangat tipis dan hanya pada lapisan kulit epidermis
Darah yang keluar, di samping darah “kotor” juga berupa darah segar Darah yang keluar hanya darah “kotor” saja, selagi torehan tidak dalam dan memang tidak boleh dalam.
Darah keluar dari pembuluh darah yang lebih besar di dermis atau subcutis, bukan dari pembuluh darah kapiler Darah keluar dari pembuluh darah kapiler di epidermis
Pola kerjanya adalah tusukan, bukan torehan dan sudah mampu membelah sel-sel darah, sehingga kurang mendatangkan efek kesembuhan, terutama untuk kasus penyakit yang kronis dan akut Pola kerjanya adalah torehan, bukan tusukan, dengan hasil pembelahan sel darah yang lebih banyak dan lebih optimal, sehingga lebih efektif mendatangkan efek kesembuhan
Tidak ada satu kata pun dalam hadits Rasulullah yang menyebutkan tusukan (ats-tsaqbu). Di dalam hadits Rasulullah disebutkan torehan (asy-syarthah).
Di dalam kitab-kitab syuruh disebutkan torehan menggunakan syafrah (pisau), bukan al-ibrah (jarum) Disebutkan torehan menggunakan asy-syafrah (pisau).
Penderita kanker/tumor mengalami akibat yang tidak nyaman setelah dihijamah / dibekam, seperti tidak dapat tidur, demam, lebih sakit Tidak mengalami akibat-akibat tersebut selagi dilakukan secara benar

source: assabil holy holistic

Advertisements

5 thoughts on “Perbedaan bekam menggunakan lancet dan pisau bisturi

  1. Pingback: bekam – infoseputarbandungblog

  2. Pingback: bekam obat Bekamobat.com

  3. Pingback: cara atasi syaraf terjepit Bekamobat.com

  4. Pingback: terapi tulang belakang | terapitulangbelakang

  5. Pingback: pelatihan bekam Bekamobat.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s